Asyraf Ingatkan Agar Hati-Hati Menggunakan Smartphone

Dr. Asyraf Suryadin, M.Pd saat menyampaikan materi pada kegiatan Sosialisasi Upaya Mengatasi Masalah Sosial Remaja SMA/SMK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, di Edotel, SMKN 3 Pangkalpinang, Kamis (29/9/2022).Foto: Huzari

Pangkalpinang – Kemajuan teknologi bagai pisau. Jika dimanfaatkan orang yang sudah mengerti fungsinya, akan berdampak baik. Namun jika digunakan anak kecil dapat membahayakan. Begitu juga dengan smartphone yang bisa mempermudah, namun bisa merugikan pengguna.

Dr. Asyraf Suryadin, M.Pd Kepala DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengatakan, cukup banyak kasus negatif dari penggunaan smartphone. Kasus-kasus tersebut terjadi di Bangka Belitung. Ada beberapa kasus bullying dikarenakan penggunaan smartphone secara tidak benar.

“Hendaknya hati-hati jika berpose menggunakan smartphone,” jelasnya saat Sosialisasi Upaya Mengatasi Masalah Sosial Remaja SMA/SMK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, di Edotel, SMKN 3 Pangkalpinang, Kamis (29/9/2022).

Kegiatan ini diikuti sejumlah tenaga pengajar, guru bimbingan dan konseling (BK), pengawas hingga kepala sekolah tingkat SMA/SMK di wilayah Kota Pangkalpinang dan Kabupaten Bangka Tengah.

Lebih jauh Asyraf mengatakan, apalagi berpose menggunakan smartphone berpenampilan tidak layak dan bersifat sangat pribadi. Sebab foto yang semula bersifat pribadi, bisa disebarluaskan oleh orang tidak bertanggung jawab.

Terdapat beberapa masalah sosial remaja di antaranya, masalah fisik dan penampilan; stress dan depresi. Ia menambahkan, ada juga masalah bullying dan cyber bullying; kecanduan gawai bermain games dan terjebak persoalan pornografi.

“Remaja juga menghadapi masalah minuman keras dan obat terlarang, obesitas, masalah percintaan hingga persoalan akademis,” ungkapnya.

Jika terjadi kasus terhadap anak, Asyraf mengharapkan, bisa dilaporkan ke dinas terkait penanganan anak. Untuk kasus antar kabupaten/kota, penanganan kasus dimediasi di tingkat provinsi. Jangan segan untuk melaporkan kasus yang menimpa anak.

“Bisa datang langsung melapor atau menggunakan hotline UPT PPA DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dinomor 0853 1414 5959,” ungkapnya.

Menjawab pertanyaan peserta mengenai bagaimana cara menerapkan sekolah ramah anak, Asyraf menjelaskan, langkah pertama yang harus dilakukan yakni adanya komitmen untuk menerapkan sekolah ramah anak tersebut.

“Di sekolah ramah anak, tidak ada lagi penerapan sanksi fisik untuk anak. Selain itu, perkataan yang digunakan di lingkungan sekolah tidak kasar,” jelasnya.(Hzr)

Tinggalkan Balasan