Pangkalpinang – Dr. Asyraf Suryadin, M.Pd Kepala DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berkomitmen untuk mengatasi permasalahan perempuan dan anak. Salah satu upaya tersebut, memfasilitasi pertemuan Satgas PPA dengan berbagai pihak terkait.
“Kita akan memfasilitasi Satgas PPA jika ingin rapat, baik antar Satgas kabupaten/kota maupun dengan stakeholders lainnya,” kata Asyraf saat Koordinasi Satgas PPA, SAPA 129 dan UPTD PPA Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, di ruang rapat DP3ACSKB Babel, Kamis (14/12/2023).
Namun sebelum melakukan rapat tersebut, hendaknya Satgas PPA terlebih dahulu berkirim surat ke dinas. Asyraf menjelaskan, pencegahan dan penanganan masalah perempuan dan anak memerlukan keterlibatan semua pihak.
“Kasus bisa terjadi dimana saja dan kapan saja. Jika ada masalah dalam pencegahan dan penanganan kasus, hendaknya bisa dikoordinasikan dengan pihak terkait,” saran Asyraf.
Hal senada dikatakan Engkus Kuswenda, S.Pd Kabid Pemberdayaan Perempuan DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Ia menjelaskan, agak sulit melakukan pencegahan tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak. Sebab ini berhubungan dengan perilaku orang.
“Perilaku ini tergantung dengan kondisi seseorang, artinya perilaku seseorang dapat dipengaruhi situasi dan kondisi orang tersebut,” ungkapnya.
Ketua Satgas PPA Kabupaten Bangka Tamar Jayadi mengatakan, Satgas PPA berupaya menangani kasus-kasus yang terjadi pada perempuan dan anak. Saat ini kerap terjadi kasus bullying menimpa anak-anak. Diharapkan kasus tersebut dapat dicegah, sehingga tidak terjadi pada anak.
“Jika terdapat kasus, maka kita melakukan penjangkauan serta mengidentifikasi kasus di lapangan. Selanjutnya memberikan masukan bagi UPTD PPA,” ungkapnya.(hzr)









