GEJALA gangguan hati dapat bervariasi tergantung pada jenis dan tingkat keparahan penyakit hati yang dialami. Berikut adalah beberapa gejala umum yang sering muncul pada gangguan hati:
- Jaundice (Penyakit Kuning): Warna kulit dan mata menguning, yang terjadi karena penumpukan bilirubin dalam darah akibat gangguan fungsi hati.
- Lelah Berlebihan: Perasaan kelelahan yang tidak wajar, bahkan setelah beristirahat.
- Nausea dan Muntah: Sering merasa mual dan bisa diikuti dengan muntah.
- Nyeri atau Ketidaknyamanan di Perut: Terutama di bagian kanan atas perut, tempat hati berada.
- Perubahan Warna Urine: Urine bisa menjadi lebih gelap atau berwarna cokelat.
- Perubahan Warna Tinja: Feses dapat berubah menjadi lebih terang atau pucat.
- Pembengkakan Perut (Ascites): Penumpukan cairan di perut yang menyebabkan perut membesar.
- Gatal-Gatal pada Kulit (Pruritus): Kulit terasa gatal akibat penumpukan racun dalam darah.
- Pembengkakan Kaki dan Pergelangan Kaki: Kaki atau pergelangan kaki bengkak akibat penurunan kadar protein dalam darah.
- Kehilangan Nafsu Makan: Kehilangan nafsu makan atau penurunan berat badan tanpa alasan yang jelas.
- Mudah Memar atau Berdarah: Hati yang terganggu tidak dapat memproduksi cukup protein yang dibutuhkan untuk pembekuan darah, sehingga meningkatkan risiko memar atau perdarahan.
- Peningkatan Kadar Ammonia dalam Darah: Ini dapat menyebabkan kebingungan mental atau kesulitan berkonsentrasi (disebut hepatic encephalopathy).
Jika mengalami gejala-gejala ini, segera konsultasikan dengan dokter untuk diagnosis dan penanganan lebih lanjut.(*)