Sahabat, Kecantol Si Kembar

Bagian 4 Kecantol Si Kembar SUASANA kantin semakin ramai, sebab saat ini memang sudah jam makan siang. Hampir semua kursi di kantin terisi, suara semakin berisik. Tak hanya suara obrolan, namun suara benturan sendok, piring dan gelas semakin jelas terdengar. Rasa lapar pengunjung kantin membuat benturan sendok terdengar keras. Sena …

BACA LAGI

Sahabat, Menuju Hijrah

Bagian 3 Menuju Hijrah SEPERTI dikisahkan sebelumnya, Aku, Sena dan Ririn bertemu di kantin kampus. Ketika itu, Sena memesan kopi, sementara Ririn memesan teh. Semula kehadiran Ririn membuat obrolan kami sempat canggung, namun lama kelamaan obrolan kami menjadi lebih santai. Ternyata Ririn orang yang enak diajak ngobrol. Selain ramah, ia …

BACA LAGI

Sahabat, Pertemuan Terbaik

Bagian 2 Pertemuan Terbaik LANGIT berwarna keemasan, matahari mulai bersembunyi di ufuk barat ketika kami melintasi Jalan Buah Batu. Hujan baru saja selesai membasahi bumi, tinggal genangan air dan dedaunan berhamburan di jalanan akibat terpaan air hujan. Warna merah bunga Flamboyan yang berguguran menambah keindahan suasana sore itu. Aku, Sena …

BACA LAGI

Sahabat, Orientasi Kampus

Bagian I Orientasi Kampus NAMAKU Ari, tinggiku 160 cm, berat badanku 65 kg, warna kulit sawo matang namun lebih mendekati warna hitam sih. Aku lahir di keluarga sederhana, pendapatan orang tuaku cukup untuk makan sehari-hari. Kami hidup sederhana, dengan kesederhanaan ini membuat sahabatku betah berlama-lama di rumahku. Aku anak ketiga …

BACA LAGI